- By Maria Elisabeth Modhe Padha,M. Pd
- 09 Jul 2025
- 47
Sistem Penerimaan Murid Baru: Tes Tertulis dan Wawancara di SMAS St. Thomas Aquinas
SMATHOM,
8 Juli 2025 – SMAS St. Thomas Aquinas mengadakan tes tertulis
dan wawancara Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 yang
diselenggarakan selama dua hari yaitu pada tanggal 4 dan 8 Juli tahun 2025.
Pendidikan
adalah fondasi penting dalam pengembangan individu dan masyarakat. Di
Indonesia, banyak sekolah yang berupaya untuk memberikan pendidikan berkualitas
kepada generasi muda, dan salah satunya adalah SMAS St. Thomas Aquinas. Sekolah
ini dikenal karena standar akademisnya yang tinggi dan pendekatan holistik
dalam mendidik siswa.
Untuk memastikan bahwa setiap peserta
didik
baru memiliki potensi yang sesuai dengan visi dan misi sekolah, SMAS St. Thomas
Aquinas menerapkan proses seleksi yang ketat, yang terdiri dari tes tertulis, membaca, dan wawancara.
SMAS
St. Thomas Aquinas didirikan dengan tujuan untuk menyediakan pendidikan yang
tidak hanya fokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pengembangan
karakter dan nilai-nilai moral. Sekolah ini berkomitmen untuk mencetak generasi
yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan
empati. Oleh karena itu, proses seleksi peserta didik baru tidak hanya menilai kemampuan
akademis, tetapi juga potensi sosial dan emosional calon peserta didik baru.
Kepala SMAS St. Thomas Aquinas, Verdinandus Lelu Ngongo menyampaikan bahwa tes tertulis dan wawancara yang diadakan selama 2 hari merupakan proses seleksi yang efektif untuk mengetahui kemampuan dan potensi calon peserta didik baru. Tes tertulis membantu kita menilai kemampuan akademis mereka, sedangkan wawancara memberikan kita kesempatan untuk mengetahui kepribadian dan motivasi mereka. Dengan demikian, kita dapat memilih calon peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis yang baik, tetapi juga memiliki karakter dan motivasi yang kuat untuk belajar dan berkembang di SMAS St. Thomas Aquinas.
Proses
seleksi di SMAS St. Thomas Aquinas memiliki beberapa tujuan utama:
- Menilai
Kemampuan Akademis
Tes
tertulis dirancang untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman calon peserta didik baru dalam berbagai mata
pelajaran, seperti Matematika, Bahasa
Indonesia, dan tes membaca.
- Mengidentifikasi
Potensi Karakter
Wawancara
bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai latar belakang, nilai-nilai, dan
motivasi calon peserta didik baru.
Hal ini penting untuk memastikan bahwa peserta didik yang diterima memiliki karakter
yang sejalan dengan nilai-nilai sekolah.
- Menciptakan
Lingkungan Belajar yang Positif
Dengan
memilih peserta didik
yang sesuai, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan
harmonis, di mana setiap peserta
didik
dapat berkembang dengan baik.
Proses seleksi penerimaan murid baru di SMAS St.
Thomas Aquinas terdiri dari beberapa tahapan yang sistematis:
1. Pendaftaran
Pada
tahap ini, calon peserta didik baru
dan orang tua diharapkan untuk mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi
dokumen yang diperlukan. Informasi yang dikumpulkan mencakup data pribadi,
riwayat pendidikan, dan informasi orang tua. Pendaftaran biasanya dibuka
beberapa bulan sebelum tahun ajaran baru dimulai.
2. Tes Tertulis
Tes
tertulis merupakan bagian penting dari proses seleksi. Tes ini biasanya
dilakukan dalam satu hari dan terdiri dari dua mata pelajaran yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia dengan bobot nilai yang berbeda,
tergantung pada kebijakan sekolah.Tes tertulis biasanya berlangsung selama 2-3
jam, dengan setiap mata pelajaran diberikan waktu tertentu. Soal-soal yang diberikan adalah isian
singkat dan essai. Hal ini bertujuan untuk menilai pemahaman peserta didik secara menyeluruh.
3. Wawancara
Setelah
tes tertulis, calon peserta didik
baru
yang lulus akan diundang untuk mengikuti wawancara bersama orang tua atau wali.
Wawancara ini biasanya dilakukan oleh tim pengajar sekolah. Beberapa aspek yang
ditanyakan dalam wawancara meliputi motivasi
untuk masuk sekolah, minat
dan bakat, dan nilai-nilai
pribadi.
4. Pengumuman Hasil Seleksi
Setelah
semua tahapan selesai, hasil seleksi akan diumumkan. Peserta didik yang diterima akan
diberikan informasi mengenai langkah selanjutnya, termasuk masa pengenalan lingkungan sekolah
dan persiapan untuk tahun ajaran baru.
Sistem seleksi penerimaan peserta didik baru di
SMAS St. Thomas Aquinas mengedepankan beberapa kriteria penilaian antara lain, pertama kemampuan akademis. Hasil tes tertulis akan menjadi salah
satu indikator utama dalam penilaian. Calon peserta didik baru diharapkan memiliki
pemahaman yang baik dalam mata pelajaran yang diuji. Kedua, karakter dan sikap. Dalam wawancara, tim seleksi akan
menilai sikap, etika, dan nilai-nilai yang dimiliki calon peserta didik baru. Karakter yang baik
sangat dihargai dan menjadi pertimbangan penting. Ketiga, kemampuan beradaptasi. Sekolah mencari peserta didik yang mampu beradaptasi
dengan lingkungan belajar dan dapat bekerja sama dengan teman-teman sekelas.
“ Saya berharap peserta didik baru yang diterima di SMAS
St. Thomas Aquinas Weetebula menjadi peserta didik yang berprestasi,
berkarakter, dan memiliki semangat untuk belajar dan berkembang. Mereka dapat
memanfaatkan kesempatan belajar di sekolah ini untuk mengembangkan potensi
mereka dan menjadi pribadi yang lebih baik. Dan juga mereka dapat menjadi
bagian dari komunitas sekolah yang positif dan mendukung, serta dapat
berkontribusi pada kegiatan sekolah dan masyarakat”, ujar Verdinandus Lelu
Ngongo, kepala SMAS St. Thomas Aquinas.
Proses
seleksi peserta didik
baru di SMAS St. Thomas Aquinas merupakan langkah penting dalam memastikan
bahwa peserta didik baru yang diterima memiliki potensi yang sesuai dengan visi
sekolah. Dengan menggabungkan tes tertulis dan wawancara, sekolah dapat menilai
tidak hanya kemampuan akademis, tetapi juga karakter dan sikap calon peserta didik baru. Meskipun ada tantangan dalam
proses ini, tujuan akhirnya adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang
positif dan mendukung perkembangan peserta
didik
secara keseluruhan. Dengan demikian, SMAS St. Thomas Aquinas terus berkomitmen
untuk mencetak generasi penerus yang berkualitas, berintegritas, dan siap
menghadapi tantangan masa depan.(SMATHOM/Merlis)

