- By Maria elisabeth Modhe Padha, M. Pd
- 30 Aug 2024
- 1219
Peserta Didik SMATHOM Raih Kesempatan Emas di Olimpiade Penelitian Nasional
SMATHOM
Sumba Barat Daya, 30 Agustus 2024 - Satu judul penelitian karya peserta didik
SMAS St. Thomas Aquinas yang tergabung dalam eskul KIR (Karya Ilmiah Remaja)
berhasil lolos seleksi Kemendikbud dan menembus ajang lomba karya ilmiah remaja
tingkat nasional. Dalam upaya meningkatkan prestasi akademik dan memberikan
kontribusi nyata kepada masyarakat, peserta didik SMAS St. Thomas Aquinas
melaksanakan penelitian mendalam tentang Uji Kandungan Bakteri Coliform dengan
Menggunakan Metode MPN (Most Probable Number) pada Air di Mata Air
Mataloko Desa Weekokora dan Dampak Terhadap Kesehatan Masyarakat. Penelitian
ini merupakan bagian dari persiapan mereka mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa
Indonesia (OPSI) yang bergengsi.
OPSI
merupakan salah satu ajang talenta yang dilaksanakan oleh Balai Pengembangan
Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), yang
dilaksanakan untuk menjadi arena aktualisasi bakat dan minat peserta didik
SMP/MTs dan SMA/MA dalam bidang penelitian ilmiah. Kegiatan ini bertujuan untuk
meningkatkan kemampuan dan kontribusi peserta didik serta partisipasi
masyarakat dalam pengembangan riset ilmu dan teknologi yang berkelanjutan di
Indonesia.
Tim
yang terdiri dari dua peserta didik berbakat Dea Wiwin Taka dan Gregorian Setya
Darma, didampingi oleh ibu Emiliana Eka Bano, S.Si, Maria Elisabeth M. Padha,
M.Pd, dan Yenni Pala Zaghu, M.Pd, guru pendamping eskul, menjalankan penelitian
dengan pendekatan multidisipliner. Mereka melakukan observasi dan pengumpulan
data terkait kualitas air, keberlanjutan mata air, dan dampaknya terhadap
kehidupan masyarakat sekitar. Penelitian ini juga mengeksplorasi potensi mata
air Mataloko sebagai sumber daya penting bagi kebutuhan sehari-hari dan
pertanian di desa tersebut.
Kepala
SMAS St. Thomas Aquinas, Frater Verdinandus Lelu Ngongo, S.Pd mengatakan
kegiatan ini sangat baik untuk peserta didik dimana sebagai peserta didik, they
have a crucial role dalam mewujudkan gerakan Merdeka Belajar dengan semangat
merdeka berprestasi. Dengan demikian, pembinaan kegiatan peserta didik
diarahkan pada berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia merdeka
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berkebinekaan global, mandiri,
bergotong royong, bernalar kritis, dan
kreatif,
Ibu
Yenni di sela-sela kesibukannya menyampaikan kabar baik tersebut “Puji Tuhan,
karya ilmiah peserta didik lolos Olimpiade Penelitian Siswa tingkat Nasional.
Mohon dukungan doa restu bapak dan ibu guru, agar
selanjutnya karya siswa tersebut berhasil menjuarai OPSI Nasional.”ujarnya.
"Penelitian
ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendorong siswa agar lebih aktif
dalam kegiatan ilmiah dan memberi dampak positif bagi masyarakat," ujar
ibu Emiliana Eka Bano, guru pembimbing tim. "Kami berharap hasil
penelitian ini tidak hanya bermanfaat untuk kompetisi, tetapi juga untuk
masyarakat Desa Weekokora."
"Penelitian
ini bukan hanya sebuah proyek akademis, tetapi juga bentuk komitmen kami untuk
memberikan solusi nyata bagi tantangan yang dihadapi masyarakat," ungkap
salah satu anggota tim, Gregorian Setya Darma. "Kami ingin hasil dari
penelitian ini bisa diterapkan langsung untuk meningkatkan kualitas hidup di
Desa Weekokora."
Senada
dengan itu, Dea Wiwin Taka mengatakan OPSI dapat menjadi pemantik bagi generasi
muda untuk terus berprestasi dan berinovasi, serta dapat menginspirasi anak
muda lainnya untuk terus meningkatkan kreativitas dalam berinovasi teknologi.
Salah satu usaha pembinaan tersebut adalah melalui kompetisi di bidang riset
dan penelitian ilmiah, yang telah dirumuskan dalam Olimpiade Penelitian Siswa
Indonesia (OPSI).
Hasil
penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi berharga bagi kebijakan
pengelolaan sumber daya air di desa tersebut. Upaya ini mencerminkan integrasi
antara pendidikan dan pengabdian masyarakat, yang menjadi nilai utama SMAS St.
Thomas Aquinas.

