SMAS St. Thomas Aquinas Raih Juara Kedua di Liga Pelajar Indonesia

Sumba Barat Daya, 30 Mei 2024 – SMAS St. Thomas Aquinas kembali mencatatkan prestasi gemilang di ajang olahraga tingkat Sekolah dengan meraih juara ke dua di Liga Pelajar Indonesia (LPI) di tahun ini. Setelah melalui berbagai babak penyisihan yang kompetitif, tim sepak bola SMA St. Thomas Aquinas berhasil menunjukan perfoma terbaiknya hingga mencapai final.

Foto 1: Pemain sepak bola SMATHOM, Manager, dan para coach

Turnamen yang diadakan di lapangan Galatama kota Tambolaka ini diikuti oleh 34 sekolah dari Sumba Barat Daya. Partisipasi aktif dan semangat juang tinggi dari para pemain SMATHOM membawa mereka melaju dari fase group hingga ke babak final.

Pada pertandingan final yang berlangsung kemarin, SMATHOM berhadapan dengan SMA Mandaelu, salah satu tim favorit juara. Meski pertandingan berjalan sengit, SMATHOM harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor akhir 4-2 melalui drama adu pinalti.


Foto 2: Penyerahan piala kejuaraan

Liga Pelajar Indonesia merupakan ajang untuk menumbuh kembangkan bakat kaum muda di dunia olahraga khususnya sepak bola, dimana melalui kegiatan ini dapat membangkitkan daya juang untuk berkompetisi secara sehat melalui semangat sportivitas yang tinggi. Selain itu, melalui LPI SMA St. Thomas Aquinas ikut memberikan kontribusi bagi kemajuan persepakbolaan di kabupaten Sumba Barat Daya maupun di NTT menghadapi kompetisi -kompetisi sepak bola Nasional yang di gelar, " ungkap manager SMATHOM, Frater Marselinus.

Di moment yang sama, pelatih SMATHOM, Mario Missy mengungkapkan beberapa hal, patut disyukuri LPI kali ini sukses sampai final, berjalan aman, dan animo masyarakat cukup tinggi untuk menyaksikan setiap laga. Masyarakat sangat terhibur karena tidak terjadi perkelahian atau pemogokan dari semua tim yang bertanding. Penyelenggaraan LPI masih harus dibenahi dari beberapa faktor seperti jadwal pertandingan terlalu mepet, kinerja wasit perlu ditingkatkan, hadiah yang tidak sebanding dengan uang pendaftaran dan pengeluaran tim, Panpel perlu banyak evaluasi agar penyelenggaraan tahun depan lebih baik.

Salah satu pemain andalan SMATHOM, Aril Wijaya, terpilih sebagai pemain terbaik dalam turnamen tersebut. Aril menunjukan performa impresif sepanjang kompetisi, dengan mencetak beberapa gol krusial yang membawa timnya melaju ke final.

“Rasanya campur aduk. Kami sangat ingin membawa pulang piala juara, tapi kami tetap bangga bisa sampai sejauh ini. Kami akan belajar dari pengalaman ini dan berusaha lebih keras lagi di tahun depan,”ujar Aril setelah pertandingan.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim sepak bola SMATHOM, tetapi juga seluruh komunitas sekolah. Para siswa dan guru melakukan pawai sepanjang perjalanan merayakan kemenangan para pemain yang telah berjuang dengan gigih.

Dengan pencapaian ini, SMATHOM semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu sekolah dengan program olahraga yang unggul. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswa lainnya untuk berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya.

SMATHOM akan kembali berlatih dan mempersiapkan diri untuk kompetisi-kompetisi mendatang, dengan tekad untuk meraih gelar juara pertama di masa depan.

Liga Pelajar Indonesia bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sebuah perjalanan untuk mewujudkan mimpi dan aspirasi para pelajar dalam dunia sepak bola. Dengan dukungan semua pihak, ajang ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sepak bola di Indonesia.(SMATHOM/Merlis)